pengertian dan sejarah tentang php

Sejarah singkat tentang PHP - php pertama kali dibuat oleh seseorang pemogramer yang benama rasmus lerdorf pada tahun 1995, yang dibuat untuk membuat halaman web dinamis pada homepag pribadinya, versi pertama ini berupa sekumpulan Script PERL, kemudian pada versi kedua rasmus lerdorf menulis ulang script PERL tersebut menggunakan bahasa C, versi kedua ini diberi nama PHP/FI pada tahun 1996.

pengertian php image

PHP versi ketiga dirilis pertengahan patuh 1997. dan rasmus lerdorf mengembangkan phpnya sudah melibatkan para proggramer lain untuk mengembangkkan PHP. dan yang terakhir adalah PHP versi keempat, dirilis pada bulan oktober pada tahun 2000. perubahan yang terjadi para versi ini adalah integrasi dari Zend Engine, yang dibuat oleh Zeef Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari php sebelummnya yaitu scripting engine.


Pengertian singkat mengenai PHP  

PHP adalah kependekan dari Hypertext Preprocessor merupakan sebuah bahasa coding atau scripting yang dapat menyatu dengan tag-tag pada code HTML. 
disamping itu hal yang menarik pada php adalah php dapat berbaur atau php dapat dengan mudah digunakan untuk mengakses berbagai jenis database seperti : Access, Oracle, MySQL, dan lainnya.

Struktur Penulisan kode PHP 

Kode program yang satu ini yaitu PHP dapat menyatu dengan tag pada coding html yang dimasukkan pada satu file. kode php selalu diawali dengan tag <? dan selalu diakhiri dengan tag >?. dan setiap baris PHP selalu diakhiri dengan titik koma (;).
Berikut contoh kode PHP, yaitu:
  • contoh 1 :
                          <? 
                             kode PHP anda 
                          ?>

  • contoh 2 :
                        <?php
                            kode PHP anda
                        ?>

  • contoh 3 : 
                       <SCRIPT LANGUAGE="PHP>
                           kode PHP anda
                       </SCRIPT>

file yang berisikan tag html dan kode PHP ini diberikan extensi  ".php" (tanpa tanda kutip) atau bisa juga dengan extensi lainnya yang disesuaikan dengan Apache / webserver. berdasarkan extensi ini pada saat file diakses, server akan mengetahui bahwa file ini mengandung kode php. dan server akan menerjemahkan kode ini lalu menghasilkan output dalam bentuk tag HTML yang akan dikirim ke browser client yang mengakses file tersebut.

mungkin cukup itu yang dapat saya berikan untuk kelanjutan tutorial nantinya saya akan memberikan artikel kelanjuttannya, dan jika ada pertannya dari anda silahkan tinggalkan pesan atau commentarmu pada colom comment dibwah ini, dan semoga saja saya bisa menjawabnya, sekian dari saya semoga artikel ini bermanfaat terima kasih.


Post a Comment

Previous Post Next Post